Jumat, 19 September 2014

Buku harianku 19 september

Entah darimana aku memulainya, tapi aku akan bercerita singkat dan jelas disini.
Aku mahasiswa yang pernah cuti dan memilikk 1 sahabat baik yang selalu menbantuku, mengarahkan aku dan membawaku masuk ke kehidupannya. Selesai cuti aku kos ditempat yang sama dengannya, sejak awal masuk kuliah kami selali bersama2, hanya kita berdua yang tersisa karena persahabatan kami memudar satu per satu, karena teman kami pindah kuliah, atau menemukan teman lain yang lebih cocok.
Aku memang berkepribadian buruk karena takut mencoba hal baru. Akhirnya sampai 3 tahun kuliah temanku hanya dia seorang yg sangat dekat. Tapi ak bahagia, setidaknya aku tidak butuh banyak teman, cukup ada dia yg aku anggap mengerti aku dan menerima baik burukku sebagai sahabat, aku tidak butuh yang lain.
Kos itu rumah kedua, dan rumah adalah tempat yanv nyaman untuk beristirahat. Namun jika rumah itu sudah tidak bisa membuat nyaman apakah masih bisa disebut rumah? Aku rasa tidak.
Aku orang yang terlalu berperasaan, merasa mudah bersalah, tersindir dari apa yang tidak aku lakukan dan hal ini merusak psikologisku sendiri walaupun seharusnya aku bisa mngatasi kecemasanku sendiri sebagai calon psikolog.
Tapi apa mau dikata aku memang hanya manusia biasa,bicara memang mudah tetapi melakukannya itu bagian tersulitnya.
Awal masuk kos aku merasa bahagia, aku disambut dan diperlakukan dengan baik.
Kos kami tidak besar, hanya berisi 10 orang. Waktu itu ada mba ida dan mba putri, mereka orang kepercayaan ibu dan bapak kos. Kemudian ada R sahabatku, lalu sri, wafiq, penghuni pertama kos ini, kemudian ada el, ev, okta dan tyas. Awalnya memang sudah terjadi konflik antara anak2 kos tepatnya el dan ev yang bermasalah dengan sri dan wafiq masalah yang entah sebenarnya bisa dibicarakan secara baik tetapi kedua inisial E ini memilih membicarakan, menjelek2kan, dan menikam dari belakang. Dan entah bagaimana mereka mengatakannya, mereka mampu membuat semua orang mengikuti kemauan mereka untuk membenci 2 orang penghuni kos awal ini. Sampai akhirnya 2 orang ini sudah menyerah, tak tahan dengan sikap kampungan yang suka menikam dan hanya bisa menyindir. Aku menyesalkan hal ini, kita sudah dewasa dan semua bisa kita selesaikan dengan berbicara dan mengungkapkan pendapat secara terbuka.
Mereka berdua keluar dan ada penghuni baru masuk, antin dan ria, mereka warga kota Pati. Dan aku memang memiliki kepribadian yang ramah, sekejap saja aku sudah berteman dengan antin, tapi aku salah, seharusnya aku sadar kami adalah dua orang yang tidak saling mengenal, ada baiknya aku harus membuat jarak. Tetapi sudab menjadi bubur, ketika aku berteman sangat akrab dengan antin, kami sering tidur bersama karena sama2 takut tidur sendiri, dan kesepakatan dimulai bahwa kami akan tidur bersama terus untuk saling menemani membuang rasa takut.
Dan dari situ ak tau kepribadian antin yang sesungguhnya, untuk golongan anak baru, membicarakan dan menjelek2kan orang satu kos itu hal yang sangat buruk, dan aku terpaksa menanggapi apa yang antin katakan hanya untuk menghormati antin.
Sampai suatu ketika aku sudah sangat mengantuk dan takut tidur sendiri lalu okta menawari tidur bersama, kondisi sudah tidak bisa menunggu antin pulang kerja. Dan aku mengirim sms mengatakan ak tidur dikamar okta. Esoknya, kami bahkan merasa tak saling kenal, dia marah walaupun ak sudah minta maaf dan dia masih marah sampai saat ini hanya karna hal sepele. Dan ini belum selesai...
okta akhirnya pindah karena tak tahan dengan antin dan ada masalah pribadi lainnya. Kekacauan ini semakin parah ketika el, dan ev, si biang pencuci mulut, walaupun mereka kelihatan kalem dan polos sebenarnya justru mereka pusat dari semuanya, dan 2 orang macam itu bergabung dengan antin yang suka membicarakan orang lain, ditambah ria, teman dekat antin yang memiliki peringai berbicara kasar dan lebih suka berteriak.
Kesedihanku dimulai dsini, mba ida dan mba putri wisuda, kos sudah mereka tinggalkan, dan kini ak semakin dekat dengan tyas terlebih saat R cuti, aku hanya cocok berbicara, bermain, dan bersama2 dengan tyas.
Lalu R masuk kuliah lagi setelah cuti, dan kami kuliah lagi bersama2 hampir setiap hari kami berangkat bersama, bolos bersama, semua sama2. Tapi sifat R sedikit berubah, mungkin karena sakitnya, dia lebih sensitif dan mudah tersinggung.
Dan aku karena terlalu sering terbiasa bersama tyas semenjak R cuti, membuat R dekat dengan teman lain yang aku katakan kurang baik.
Dan benar saja ditambah sedikit kesalahanku dan kompor2 panas dari mulut mereka akhirnya R, sahabat yang aku kenal hampir 3 tahun lamanya yang aku anggap menerima aku apa adanya semenjak dia berkomitmen bersahabat denganku mengatakan jika sudah tidak bisa menjadi temanku lagi, dia mengatakan bahwa dia pikir dia bisa menerima dan mengerti aku tetapi ternyata tidak bisa. Mendengarnya aku bagai tersambar petir malam2. Aku menangis bukan main, menyesali mudahnya R memutuskan persahabatan sekian tahun tanpa mau mencoba memperbaiki atau membenarkan apa yang salah. Tapi setelah tangisku habis, kesalku menghilang, aku justru kini ssadar ternyata justru dia yang bukan teman yang baik untuk dipertahankan karena teman sejati takkan meninggalkan sahabatnya walaupun sahabatnya mati sekalipun. Dan aku bersyukur, kini aku justru lebih biss membuka diri berteman dengan banyak orang yang awalnya aku takut tidak bisa sebaik R. Tapi aku justru salah, mungkin mereka sedikit lebih baik dari R.
Tunggu... masalahnya justru baru dimulai disini...
Kos yang kami tinggali saat mba ida dan mba putri masih ada sangat kekeluargaan, kami bahkan pernah makan dengan nasi ditambah satu saja lauk tahu dan sambal bawang, tapi kenikmatan itu tak terhingga karena kami bersama...
Sekarang kosku bagai di neraka, dan setelah sri, wafiq, okta.. nah kini giliranku, bertahan atau meninggalkan?
Aku mungkin akan menyusul mereka meninggalkan neraka besar ini bersama penghuni abadinya disana...
Aku sering mendapat sindiran. Dan buruknya lagi mereka tidak seperti mba ida yang mengajak untuk berdiskusi menyelesaikan masalah ini secara pribadi. Mereka bergerombol mengadu seperti anak ayam kehilangan induknya, mengadu masalah kecil yang sebenarnya justru mereka juga melakukannya. Tapi aku memang suka mendengaf kritikan orang tanpa mau membalas mereka, kritika yang mereka lontarkan adalah kritikan yang mereka juga lakukan tapi mereka lebih suka menunjuk aku sebagai pelaku nya. Haha aku tertawa, hampir menangis menahan sesak dengan sifat kekanakan mereka yang kampungan, lebih tak tahan lagi, orang yang pernah jadi sahabatku, yang tau aku secara detail, juga ikut berbicara. Tapi kembali lagi, aku tidak akan mengembalikan tangan yang mereka beri, biar mereka sendiri yang sadar bahwa mereka juga melakukannya. Aku melakukan apa yang aku tau dan aku lihat, dan cerminku sebenarnya justru mereka.
Aku lelah menangis menghadapi mulut kampungan yang tak berpendidikan walau sebenarnya mereka juga menempuh pendidikan. Aku sudah diam, tapi masih juga salah, untuk berontak aku bahkan tak mampu karna tak mau. Aku ingin jadi wanita elegan yang tidak mencampuri masalah sepele yang tidak penting. Mereka hanya kurang memikirkan diri mereka sendiri sampai terus mengurusi urusanku. Aku lelah dan butuh privasi, aku ingin bebas. Ingin mereka menang. Walau sesungguhnya setelah aku keluar dari neraka itu dan pindah ke surga, akulah ppemenang sebenarnya, untuk mba ida dan mba putri terimakasih atas kebaikan kalian aku menjadi amat sangat nyaman dengan keluarga kecil yang kalian bangun.
Dan sesungguhnya orang jahat yang berbuat sedikit kebaikan, orang pasti akan melihat kebaikan itu karena biasanya orang itu jahat. Dan sebaliknya, keburukan kecil yang diperbuat orang baik akan terlihat mencolok sekali karena biasanya dia berbuat baik...
Jangan pernah bosan menjadi orang baik yang sabar dan selalu mengingat Allah, dan jangan suka melihat orang lain dari cermin mereka karena sesungguhnya itu bukan mereka yang bercermin tetapi dirimu sendiri.
Jadilah orang yang baik walaupun kau disakiti, karena Tuhan tidak akan pernah bosan memberi balasan untuk kebaikan yang kita tanam. Seseorang pasti menuai hasil yang mereka perbuat.
Aku memang banyak salah bahkan aku juga tercela, tetapi aku ingin menjadi orang baik seperti yang orang tua dan agamaku ajarkan. Terimakasih yaAllah untuk kesabaran tiada batas bertahan selama beberapa bulan ini...
Dan terimakasih untuk jalanmu memberi aku kos lain yang lebih berbobot dengan penghuni nya orang2 yang sibuk memikirkan masa depan mereka daripada memikirkan kejelekan oran lain. Untuk R, ak tau kamu orang baik dan masih baik, hanya saja sayangnya kamu dikelilingi orang yang buruk. Semoga kelak Allah juga membukakan pintu hatimu untuk melihat surga ditengah2 neraka.
dan terimakasih untuk tyas dan teman baruku nia, penghuni kos yang baru, untuk kalian yang tetap melihat kebaikanku ditengah2 mereka yang sedang sibuk membicarakan dan mengusut keburukanku terimakasih yaAllah untuk hidup ini. Bismillahhirrahmannirahim. Assalammualaikum...

Senin, 16 Juni 2014

TUGAS MATA KULIAH TEKNIK KOMUNIKASI
Dosen Pengampu : Bapak Soleh Amini Yahman



Laporan Reportase Kecelakaan
Oleh :
Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta
Adisha Christya Difabiola      F100110022


Diduga Mengebut, 2 orang pengendara luka-luka karena tabrakan motor di Gumpang, Jalan Slamet Riyadi 2, no. 302, Kartasura


Pada tanggal 10 Juni 2014, saat saya pulang dari perpustakaan Ganesha melewati under pass makan haji kemudian lurus terus melewati jalan Slamet Riyadi 2 menuju arah belakang Carrefour Kartasura. Pada saat melintasi jalan Slamet Riyadi 2 no 302, daerah Windan, Gumpang, Kartasura, terjadi sebuah kecelakan motorpada pukul ±11.30, kecelakaan yang melibatkan 2 motor yaitu Yamaha Jupiter berwarna hitam biru bertabrakan dengan motor merk Suzuki Smash berwarna hitam merah. Menurut saksi mata dan para pengendara yang ikut berhenti, mereka mengatakan jika motor Jupiter dari arah barat melaju kencang, pengendaranya seorang bapak-bapak dengan usia sekitar ± 38 tahun mengenakan jaket lengkap dengan helm, dan memakai sepatu dan baju kerja. Ketika pengendara motor Jupiter tersebut melintas seorang ibu-ibu mengendarai Suzuki Smash menyebrang dari arah dalam gang tanpa memperhatikan arah lain sedang ada motor Jupiter yang saat itu melaju kencang, dan ibu tersebut tetap menyebrang.
Hal tersebut membuat pengendara Jupiter kaget kemudian mengerem secara mendadak namun tabrakan sudah tak terhindarkan karena jarak saat mengerem sudah dekat, bagian kanan motor Smash tertabrak oleh motor Jupiter kemudian kedua motor tersebut jatuh secara bersamaan dan menjatuhi para pengendara motor. Keadaan kedua motor dalam kondisi tedeng bagian depan hancur total kemudian motor Smash velg bagian depannya bengkok tak beraturan. Warga yang menyaksikan tabrakan tersebut langsung berdatangan membantu para pengendara yang jatuh untuk minggir terlebih dahulu ke sebuah lapak kaki lima yang saat itu sedang kosong, kemudian warga lain jg membantu meminggirkan motor kedua pengendara yang sudah sulit dijalankan karena velg nya bengkok sehingga harus diangkat.
Bapak pengendara motor Jupiter diduga mengalami luka serius di bagian kaki kirinya karena bapak tersebut kesakitan dan sulit berjalan sehingga saat bapak pengendara Jupiter itu disandarkan badannya ke pohon, kaki kirinya tetap diluruskan karena jika digerakkan bapak tersebut kesakitan. Sedangkan  ibu yang mengendarai motor Smash juga sulit berjalan dan mengeluhkan beberapa bagian badannya sakit. Salah seorang warga yang berada dilokasi kejadian tersebut menawarkan bantuan kepada para pengendara untuk mengantarkan mereka kerumah sakit dengan menggunakan mobil pick-up hitam miliknya. Bapak dan ibu yang terlibat peristiwa tabrakan tersebut dinaikkan ke atas mobil bagian belakang mobil pick up, yang pertama naik ke bagian belakang mobil adalah ibu pengendara Smash kemudian bapak pengendara Jupiter diangkat oleh 3 orang, salah satunya membantu memegangi kaki kiri bapak pengendara Jupiter agar tetap lurus. Ketika berada diatas mobil pick up, ibu tersebut yang mengendarai motor Smash dan menggunakan baju daster tersebut tak banyak bicara, tetapi bapak yang mengendarai motor Jupiter dan menggunakan jaket, sepatu, dan memakai tas tersebut meringis menahan sakit. Kemudian pick-up tersebut pergi ke arah utara dan pergi  membawa 2 pengendara motor yang luka-luka tersebut ke Rumah sakit, dan warga yang masih berada di TKP menunggui motor yang rusak parah tersebut sedang berdiskusi untuk membawa motor tersebut ke bengkel terdekat. Windan, Gumpang-Kartasura.



Dikumpulkan memalui e-mail pada tanggal : 11 Juni 2014
Dikumpulkan kepada dosen pengampu mata kuliah pada tanggal :

Selasa, 10 Juni 2014

Pesona Taman Balekambang Surakarta


PESONA TAMAN BALEKAMBANG - SURAKARTA


Pada tanggal 9 Juni 2014, kami berkunjung ke Taman Balekambang Surakarta. Taman Balekambang terletak di belakang daerah Manahan Surakarta dan dekat dengan Terminal Tirtonadi Surakarta. Taman ini terletak di Jl. Ahmad Yani, Surakarta dengan area seluas 9,8 Ha dan dibuka untuk umum mulai pukul 07.00 sampai pukul 18.00 WIB setiap hari. Balekambang adalah sebuah taman di Surakarta yang luas dengan segudang keindahannya.
            Tak hanya warga Surakarta sendiri yang suka mengunjungi taman ini untuk sekedar bersantai, untuk mengerjakan tugas, atau untuk memancing, bahkan berwisata, tetapi orang penting dan artis pun pernah mendatangi taman balaikambang ini, seperti pada gambar dibawah ini.
Taman Balekambang sering sekali digunakan untuk event atau acara tertentu seperti ajang memasak di  acara TV seperti saat Farah Quin di acara Ala Chef yang dibintangi olehnya, Farah menggunakan Taman Balekambang sebagai tempat untuknya memasak. Dan Farah memasak didepan kolam yang ditengahnya terdapat patung Partinah Bosch.
Dan ada pun orang penting yang berpengaruh di masyarakat yang mengunjungi Taman Balaikambang, yaitu Bapak Ir H Joko Widodo dan Bapak Ahok, beliau datang ke Balaikambang ini saat setelah menjadi Gurbernur dan Wakil Gurbernur Jakarta.
Taman Balaikambang ini sudah ada sejak saat Bapak Ir H Joko Widodo menjabat sebagai Walikota Solo, karena Bapak Gurbernur Jakarta yang lebih akrab disapa Jokowi lah yang mengesahkan dibukanya Taman Balaikambang untuk umum.

Kemudian ada keistimewaan lain yang terdapat pada Taman Balekambang yaitu kental dengan kebudayaannya, Taman ini seringkali dijadikan sebagai tempat, ajang pementasan seni tari, karena di taman ini sengaja disediakan tempat yang terdiri dari pendopo yang luas dan juga terdapat desain yang disediakan untuk penonton duduk dan menikmati pertunjukkan yang dihadirkan.
Ket. Saat bagian pelataran sedang dipergunakan.
Ket. Saat pelataran sedang tidak dipergunakan untuk event
Pelataran ini memiliki banyak fungsi, selain untuk pagelaran seni tari, wayang, dan music tradisional, tak sedikit para pengunjung yang menggunakan lahan ini sebagai tempat untuk pemotretan.
Seperti contohnya beberapa gadis cantik ini, merekka berpose di tempat yang biasanya digunakan sebagai tempat duduk penonton saat ada pertunjukkan seni tari. Bagian tempat duduk yang disusun menurun seperti bioskop ini didesain dengan aksen bebatuan yang menambah unik ketika diambil oleh kamera, dipadukan bagian belakang terdapat pohon besar-besar yang rindang dan asri dapat dijadikan background yang cantik dan indah.
Ket : Saat acara pagelaran seni tari yang dilakukan di sepanjang jalan taman Balekambang.
Semakin masuk kedalam Taman Balekambang, akan semakin terasa “suguhan” yang disajikan oleh taman ini, beberapa hewan rusa berlari dan berjalan-jalan disekitar taman, ada juga bangsa bebek berwarna putih dengan paruh berwarna orange yang sangat cantik. Rusa-rusa yang berada di Taman Balekambang boleh anda beri makan karena rusa-rusa tersebut sangat ramah, kemudian rusa-rusa tersebut bisa diajak berfoto jika pengunjung menginginkannya.
 Kemudian di bagian tengah taman ini terdapat hamparan rumput yang luas seperti lapangan, terdapat dua pohon beringin besar dan rindang yang berhadapan dan dipagari oleh pagar tembok yang telah dicat warna abu-abu dan hijau. Taman ini sering dipergunakan untuk bersantai sore hari dan tak sedikit beberapa mahasiswa datang memakai almamater menggerombol membawa laptop mendiskusikan hal tertentu, ada juga yang duduk biasa bersama teman-temannya membawa laptop dan memakai fasilitas wi-fi yang disajikan oleh Taman Balekambang. Taman ini sangan memanjakan para pengunjungnya dengan pemandangan yang indah, udara yang sejuk, dan fasilitas seperti wi-fi yang dapat digunakan untuk browsing, mengerjakan tugas, dan lain sebagainya.

Bagian taman ini juga tak sedikit yang mempergunakannya sebagai ajang fotografi dan pemotretan karena hamparan rumputnya yang luas dan angin yang berhembus dapat dimanfaatkan para fotografer untuk memotret disini.

           
Di taman Balekambang ini terdapat dua patung, yang pertama adalah patung Partinah Bosch, yang berada di tengah-tengah kolam ikan disisi tengah taman.
Ket : Patung Partinah Bosch
Kemudian terdapat patung Partini Tuin, patung ini berada tengah-tengah kolam yang sering digunakan untuk bermain kapal-kapal seperti bebek air, kereta air, dan lain sebagainya.
Ket : Patung Partini Tuin
            Konon cerita dari sejarah yang ada, Taman Balekambang adalah taman yang dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII untuk kedua putrinya, yaitu GRAy Partini Tuin dan GRAy Partinah Bosch. Oleh karena itu, dua patung dari putri ini juga diletakkan di dalam taman. Selain itu, taman yang terbagi dua juga diberi nama sesuai dengan nama kedua putri, yaitu Partinah Bosch yang merupakan semacam hutan kota, dan Partini Tuin, yang merupakan kolam air.
Taman balekambang pada awalnya bernama Partini Tuin dan Partinah Bosch yang dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII pada tanggal 26 Oktober 1921. Karena rasa sayang pada kedua putrinya, GRAy Partini Husein Djayaningrat dan GRAy Partinah Sukanta, maka dibuatlah sebuah taman dengan mengabadikan nama keduanya. Taman Balekambang memadukan konsep Eropa dan Jawa.
Taman ini terdiri atas dua area. Area yang pertama dinamakan Partini Tuin atau Taman Air Partini, berfungsi sebagai penampungan air untuk membersihkan kotoran-kotoran yang ada di dalam kota juga digunakan untuk bermain perahu. Area yang kedua bernama Partnah Bosch artinya Hutan Partinah yang ditanami tumbuhan langka seperti kenari, beringin putih, beringin sungsang, dan apel coklat. Fungsi dari taman kota ini adalah sebagai resapan dan paru-paru kota.
Pada mulanya taman ini tidak buka untuk umum pada masa pemerintahan KGPAA Mangkunegara VII, baru pada era KGPAA Mangkunegara VIII Taman Balekambang mulai dibuka untuk umum. Sejak itu mulai diselenggarakan beragam kesenian untuk rakyat seperti ketoprak lesung. Kesenian ini ialah ketoprak yang diiringi dengan alunan musik lesung.
Pada tahun 2008 dilakukan revitalisasi atas Taman Balekambang. Setelah itu Taman Balekambang mulai dimultifungsikan sebagai taman seni & budaya, taman botani, taman edukasi, dan taman rekreasi.
Disisi pinggir-pinggir kolam ini terparkir bebek-bebek dan kereta yang mengapung di air dan disewakan untuk pengunjung yang ingin bermain-main dikolam dengan menaiki bebek-bebek dan kereta air tersebut.









Tak jarang kolam dengan patung Partini Tuin tersebut digunakan oleh para pengunjung untuk memancing, ketika kami berkunjung, disisi kanan dan kiri kami terdapat para bapak-bapak yang ditemani beberapa orang lainnya yang sedang memancing, tetapi bapak yang duduk disebelah saya dan sedang memancing, ketika mendapatkan ikan, justru melepas kembali pengait yang ditangkap oleh ikan kemudian melepas kembali ikan tersebut ke air.
            Kemudian disisi paling ujung taman ini terdapat Taman Reptil yang berisi bermacam-macam hewan reptile di dalamnya, seperti iguana, dan lain sebagainya.
            Disebelah taman ini juga terdapat mushola yang dapat digunakan para pengunjung untuk beribadah.
            Dan belum lama ini Taman Balekambang membangun pintu masuk dari sisi Jalan Raya dekan dengan Terminal Tirtonadi dan lebih memudahkan pengunjung yang datang untuk masuk melalui pintu yang dekat dengan jalan raya ini.
            Inilah Taman Balekambang yang menjadi paru-paru kota Solo. Taman yang menyuguhkan keindahan dan kenyamanan untuk dinikmati oleh para pengunjungnya. Jika bertandang ke Solo, sempatkanlah datang ke Taman Balekambang. Anda akan disajikan pemandangan yang menyenangkan.